Salah satu program beladiri yang ada di Jakarta Martial
ArtsAcademy adalah Kapista – Sistem Beladiri Maluku yang dalam Bahasa
Inggris diartikan sebagai ‘Moluccans Fighting System – Kapista’.
Pada
kisaran tahun 2011, diawali dengan keinginan parafounder nya yaitu
Michael Sahertian dan Muhtar Waesaleh (Michael Sahertian merupakan murid
Ju Jitsu dari Muhtar Waisaleh) untuk memberikan suatu sistempelatihan
beladiri yang tepat pada sasaran tanpa mengesampingkan filosofi
dasardari beladiri itu sendiri, maka dibentuklah KAPISTA (atas saran
Saudara ChelloHekkers). Kapista sebenarnya adalah ungkapan ejekan bagi
perempuan di daerahMaluku yang menunjukkan bahwa perempuan tersebut
sangat-sangat ‘bocor’.
Kira-kira di pertengahan tahun
2014, Michael Sahertian bertemu dengan Saudara Galih Iman, dimana Galih
Iman adalah seorang praktisi silat yang walaupun usianya masih terbilang
muda tetapi sudah melakukan riset tentang berbagai aliran silat di
tanah air.